Gartner Wired and Wireless LAN Magic Quadrant
Update September 2013
Thursday, October 10, 2013
Thursday, September 19, 2013
Jenis-Jenis Hardisk

Berikut jenis-jenis hardisk yang kami kumpulkan dari berbagai sumber. Semoga bisa membantu Anda dalam mencari informasi mengenai jenis-jenis hardisk.
1. Hardisk ATA / EIDE
Hard disk dengan tipe EIDE (Enhanced IntegratedDrive Electronic) atau tipe ATA (Advanced Technology Attachment)adalah standar versi terbaru suatu antar muka disk yang sesuai untuk koneksi ke bus.
Banyak produsen disk memiliki rentang disk dengan antar muka EIDE / ATA, disk semacam itu dapat dihubungkan langsung ke bus PCI, yang digunakan pada banyak PC (personal computer).
Keuntungan drive EIDE / ATA yangsignifikan adalah harganya yang cukup murah, karena penggunaannya di pasaran PC. Salah satu kekurangan utamanya adalah diperlukan kontroler terpisah untuk tiap drive jika dua drive digunakan bersamaan untuk meningkatkan performa.
Salah satu produsen chip yang terkenal sudah menyertakan kontroler yang memungkinkan disk EIDE / ATA dihubungkan langsung ke motherboard.
2. Hardisk SCSI
Banyak disk memiliki antar muka yang didesain untuk koneksi ke bus SCSI standar. Disk tersebut cenderung lebih mahal, tetapi mempunyai performa yang lebih baik, yang dimungkinkan karena kelebihan bus SCSI daripada bus PCI.
Akses yang bersamaan dapat dilakukan ke banyak disk drive karena antar muka drive secara aktif dihubungkan ke bus SCSI hanya pada saat drive tersebut siap untuk transfer data.
Hal ini terutama berguna dalam aplikasi dimana terdapat sejumlah besar request untuk file kecil, yang sering terjadi dalam komputer yang digunakan sebagai file server.
3. Hardisk RAID
Menjanjikan performa yang luar biasa dan menyediakan penyimpanan yang besar dan handal. Disk tersebut digunakan baik dalam komputer performa tinggi atau dalam sistem yang memerlukan keandalan yang lebih tingi dari tingkat normal. Akan tetapi, dengan semakin menurunnya harga ke tingkat yang lebih terjangkau, disk tersebut menjadi lebih menarik bahkan untuk sistem komputer dengan ukuran rata-rata.
4. Hardisk SATA
Hard disk dengan tipe SATA (Serial Advanced Technology Attachment), yaitu interface disk ATA (Advanced Technology Attachment) dengan versi serialnya menggunakan kabel tipis yang memiliki total kabel kecil sekitar dua pertiga dari total kabel harddisk dengan tipe EIDE atau ATA disk yang berjumlah 39 pins dan SATA mempunyai kecepatan pengiriman data sangat tinggi serta mengurani latensi. Sehingga bus serial ini mampu melebihi kecepatan bus paralel.
Hardisk SATA dalam mentransfer data secara berurutan atau serial lewat kabelnya dan juga secara teknik SATA menyusun sendiri disk yang tersambung ke dalam motherboard tanpa adanya sistem master ataupun slave, sehingga kabel SATA hanya dapat digunakan pada satu hard disk.
Tipe hard disk yang telah dibahas ini, semuanya masuk dalam kategori internal hard disk, maksudnya yang diinstall di dalam CPU. Selain internal hard disk ada juga eksternal harddisk (hard disk yang berada diluar CPU), jadi bisa dipindah-pindahkan.
Eksternal hard disk mempunyai kecepatan rotasi 7200 rpm, pemasangannya sangat mudah, tidak perlu membongkar PC dan hanya dengan menghubungkan port USB ke PC, dan dapat mentransfer data 480 Mbps.
5. Hardisk SSD
Seperti yang kita ketahui bahwa hardisk yang selama ini kita gunakan sebagai media penyimpanan masih mempunyai bagian mekanik didalamnya, sedangkan media SSD (Solid State Disk) sudah menggunakan teknologi seperti USB Drive atau memori komputer. Bila Anda perhatikan bahwa media seperti USB Drive ini tidak memiliki bagian yang bergerak.
Intel menggandeng pabrikan asal Taiwan yaitu Kingston untuk memasarkan SSD Intel sehingga kehadiran kedua nama tersebut menjadikan pasar SSD makin bertambah.
Nama yang sudah tidak asing lagi di dunia SSD adalah Sandisk, Samsung, Imation, Toshiba dan bahkan Seagate pun akan merambah juga ke pasar SSD ini.
Memang kedepannya media penyimpanan akan lebih mengarah ke SSD karena memiliki banyak keunggulan dibandingkan media penyimpanan saat ini seperti Harddisk.
Sumber:http://tergila.com/jenis-jenis-hardisk/
Sunday, September 1, 2013
Kabel Coaxial vs UTP
Kabel coaxial
adalah jenis kabel yang umum digunakan dalam teknik radio dan CCTV.
Karakteristik impedansi yang digunakan untuk radio biasanya 50 ohm
(contohnya: RG-58) sedangkan untuk CCTV adalah 75 ohm (contohnya:
RG-59). Problematika yang kerap muncul dalam instalasi kabel coaxial
jarak jauh adalah interferensi yang diakibatkan oleh pengaruh
ground loop. Ground loop dapat timbul dari longgarnya sambungan
connector di kedua ujung kabel, baik di sisi camera maupun di sisi input
DVR. Oleh karena connector kurang "menggigit" kabel, maka camera dan
input DVR tidak berada dalam ground yang sama. Hal ini bisa menyebabkan
terjadinya interferensi berupa gambar yang bergaris-garis atau goyang.
Ground loop bisa disebabkan pula oleh kurang sempurnanya sambungan
kabel. Kualitas kabel coaxial yang buruk bisa menjadi penyebab nomor
tiga. Diantaranya adalah hambatan (resistansi) kabel yang tinggi,
sehingga menyebabkan sinyal video rentan terhadap losses.
Selain problematika di
atas, instalasi kabel coaxial jarak jauh sebanyak jumlah camera yang
terpasang, mendatangkan kesulitan tersendiri bagi teknisi. Ukuran kabel
yang sebesar telunjuk untuk satu camera bukan perkara mudah jika
jumlahnya mencapai hingga 16 kabel, apalagi 32. Adakalanya instalasi
kabel coaxial untuk kondisi seperti ini tampaknya kurang efektif.
Di sisi lain, ada pula kabel jenis UTP (Unshielded
Twisted Pair) yang sudah menjadi standar bagi instalasi pada jaringan
komputer (LAN). Kabel ini memiliki 4 pasang konduktor (disebut dengan
4-pair). Kendati terdiri atas 4 pair, namun sepengetahuan kami pada
instalasi jaringan LAN yang digunakan hanya 2 pair saja, sedangkan
sisanya dicadangkan untuk keperluan lain, misalnya untuk Data dan PoE
(Power over Ethernet).
Sebagaimana diketahui, kabel-kabel yang terpilin (twisted) memiliki karakteristik sangat baik dalam menolak setiap bentuk noise atau interferensi dimana sifat ini sangat dibutuhkan pada transmisi data. Nah, keunggulan twisted inilah rupanya yang kemudian dilirik untuk diterapkan pula pada sistem transmisi video (CCTV). Apalagi jika bukan dimaksudkan sebagai pengganti kabel coaxial. Dengan memakai kabel UTP diharapkan pengaruh gangguan berupa noise dan interferensi pada camera bisa dikurangi, bahkan dihilangkan.
Namun sayang sifat elektrik kedua jenis kabel ini tergolong berbeda. Kabel coaxial, umpamanya, dikategorikan sebagai kabel unbalance,
mungkin disebabkan bagiannya tidak sama (ada bagian tunggal dan satunya
lagi bagian serabut). Sedangkan kabel UTP digolongkan sebagai kabel balance, dikarenakan penghantarnya sejenis (homogen). Perbedaan inilah yang kemudian memunculkan istilah Balun, yang merupakan kependekan dari Balance unbalance.
Perbedaan impedansi karakteristiknyapun berbeda pula, dimana coaxial
umumnya sebesar 75ohm, sedangkan kabel UTP memiliki impedansi
tak-terhingga. Oleh sebab itulah mengapa instalasi CCTV tidak bisa
langsung memakai kabel UTP, karena akan terjadi ketidaksesuaian
impedansi (mismatch). Ketidaksesuaian impedansi ini dalam banyak
hal akan menimbulkan dampak serius. Selain tidak tercapainya transfer
sinyal yang maksimum, dalam bidang CCTV hal ini akan menyebabkan loss signal berupa hilangnya gambar. Untuk mengatasi hal ini diperlukan satu alat penyesuai impedansi dari yang balance ke unbalance. Alat ini disebut Balun (balance-unbalance). Oleh karena dipakai untuk menyalurkan sinyal gambar, maka istilahnya menjadi Video Balun. Pihak pembuat menyebut produk ini sebagai Twisted Pair Transmission, yaitu upaya menyalurkan sinyal video, data, bahkan tegangan rendah hanya melalui satu kabel twisted pair.
Alhasil, video balun
sejatinya bisa lebih menyederhanakan instalasi kabel CCTV, karena dengan
begitu, maka kabel coaxial bisa digantikan oleh kabel UTP.
Sederhananya: karena di dalamnya ada 4 pasang kabel, maka seutas kabel
UTP dapat menyalurkan 4 sinyal video (camera) atau tepatnya menggantikan
4 tarikan kabel coaxial. Jarak tempuhnyapun bisa relatif jauh hingga
mencapai 400 meter (untuk video balun pasif seperti pada gambar di
samping). Untuk tipe balun aktif (memerlukan tegangan DC), maka jaraknya
diklaim bisa mencapai hingga 1000 meter bahkan lebih. Uniknya
lagi, konfigurasi video balun ini bisa dibangun dalam berbagai macam
kombinasi. Pada aplikasi Speed Dome, misalnya, satu kabel UTP bisa
membawa sinyal video, power dan data RS-485 sekaligus.
Bayangkan jika kita mengunakan coaxial, maka kita perlu menyediakan 3 jenis kabel yang berbeda, yakni kabel coaxial, kabel tegangan dan kabel data. Jadi, pilih yang mana, sebundel kabel coaxial atau seutas kabel twisted pair?
Bayangkan jika kita mengunakan coaxial, maka kita perlu menyediakan 3 jenis kabel yang berbeda, yakni kabel coaxial, kabel tegangan dan kabel data. Jadi, pilih yang mana, sebundel kabel coaxial atau seutas kabel twisted pair?
Sumber : http://www.tanyaalarm.com/2010/03/kabel-coaxial-vs-utp.html
Monday, July 22, 2013
Batasi File Sharing pada Homegroup

Fitur file sharing pada Windows 7 memang cukup bagus, dimana user bisa melakukan beberapa share file dokumen pada satu jaringan. Share file dokumen in bisa musik, video, dan file lainnya.
Fitur yang sering disebut HomeGroup ini memang punya banyak kelebihan, termasuk membatasi jumlah file yang di sharing. Untuk bisa membatasi file sharing ini, Anda harus mengubah Homegroup.
Untuk mendapatkan fitur ini ketik homegroup pada kotak search di menu Start.

Pada jendela "Change homegroup settings" , mematikan beberapa library atau printer yang tidak inginkan di-share.

Apakah Anda ingin men-share library tetapi tidak semua file, tujulah library dan pilih file yang tidak ingin di-share. Pada toolbar pilih "Share with and Nobody".

Anda juga bisa mengakses opsi yang sama pada konteks menu.

Perhatikan bahwa akan ada icon kunci yang terkait dengan file yang tidak di-share dengan semua orang.

Anda juga dapat menggunakan ini untuk mengontrol jenis akses user tersebut telah dengan file yang berbeda. Misalnya Anda mungkin ingin pengguna dalam kelompok untuk dapat membaca dokumen, tapi tidak membuat perubahan, sehingga maka Anda akan membuatnya "Read only"

Fitur HomeGroup di Windows 7 membuat sharing file jadi lebih mudah, dan dengan langkah-langkah ini, Anda dapat lebih mengontrol siapa yang memiliki akses.
Acer Aspire V5 Notebook Tertipis yang Hemat

Minggu ini Acer meluncurkan Acer Aspire V5 yang diklaim siap menjadi saingan berat MacBook terbaru dari Apple. Dan Acer mengklaim Aspire V5 merupakan Notebook tertipis yang ada di pasaran dan termasuk produk kelas menengah dengan harga yang cukup ekonomis.
Aspire V5 memiliki bobot yang relatif lebih ringan dari notebook keluaran vendor lain. Aspire V5 ini hanya berbobot 2.30 kg, sangat cocok untuk pengguna dengan mobilitas tinggi. Desain keyboard pada Aspire V5 dapat dikatakan cukup nyaman, pasalnya desain tuts yang renggang membuat presisi yang cukup saat mengetik, sementara touchpad-nya memang mengadopsi touchpad pada ultrabook Acer.
Ia memiliki pilihan prosesor salah satunya Intel Core i5 membuat genjotan Notebook Acer Slim Aspire V5 ini memiliki performa mantap berikut ditopang kartu grafis Nvidia Geforce GT 620M kapasitas 1 GB, dan tentunya tak lepas dari dukungan RAM 4 GB.
Aspire V5 dapat bertahan hidup sampai 5 Jam. Dengan catatan hanya menjalankan tugas-tugas ringan , sementara jika dijalankan untuk ngegame, daya tahan baterai Aspire V5 hanya bertahan 2 jam saja.
Di sisi konektivitas, ia dilengkapi dengan tiga USB port di bagian kiri dengan dua port USB 2.0 dan satu port USB 3.0. Tentunya juga ada port jack stereo 3.5 inci, konektor HDMI dan satu port untuk memasangkan adaptor combo LAN dan VGA.
Acer Aspire V5 akan hadir dengan dua model yang berbeda, yakni model 14 inci dan 15 inci. Acer Aspire V5 memiliki ketebalan 2 cm dengan berat sekitar 2kg, sedangkan Acer Aspire V5 model 15 inci memiliki ketebalan 2,2 cm dengan berat 2,2kg.
Keduanya ditenagai dengan Prosesor Intel Ivy Bridge (tersedia dalam pilihan Core i3 atau i5) dengan media penyimpanan mencapai 500GB dan dilengkapi juga dengan Intel Graphics 4.000. Kedua model Acer Aspire V5 diharapkan sudah tersedia di pasaran Indonesia dengan kisaran harga mulai dari $ 630 atau kisaran 5 jutaan rupiah untuk prosesor core i3.
Monday, July 15, 2013
Jasa Penyedia Pemasangan Jaringan Komputer ( Computer Networking )
Kami Surya Megah Expertindo bergerak di bidang System Integrator IT/ telekomunikasi
untuk lebih jelas dapat mengunjungi website kami : www. smx-corp.com
Email : david@smx-corp.com
Monday, June 10, 2013
Anda Butuh pemasangan Kabel data yang handal ??
Jasa Pemasangan kabel UTP, kabel Coaxsial, Kabel Fiber optik serta dan pemasangan Wireless pada perusahaan ataupun instansi di Surabaya dan sekitarnya
Berikut salah satu perusahaan yang bergerak di bidang instalasi tadi
kunjungi webnya:
www.smx-corp.com
Atau anda dapat langsung mengirim email ke david@smx-corp.com
result: pemasangan kabel data, jasa pemasangan kabel data, jasa pemangsangan kabel utp, jasa pemasangan structure cabling system, pemasangan cctv, pemasangan wireless, jasa pemasangan kable fiber optik, jasa pemasangan kabel UTP, dsb.
Subscribe to:
Posts (Atom)